PERINGATAN MAULID NABI MUHAMMAD SAW 1431 H DI MASJID NURUL ISLAM KELURAHAN MUARA DUA
Prabumulih, DISHUBKOMINFO. Acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung di Masjid Nurul Islam Kelurahan Muara Dua. Dalam acara tersebut hadir Bapak Wakil Walikota Prabumulih Ir. Ridho Yahya, MM, Bapak Ustazd Kh. Agok Syarifudin, Kepala SKPD di lingkup Pemerintah Kota Prabumulih, dan masyarakat kelurahan Muara Dua. dalam sambutannya Wakil Walikota menyampaikan. Lahirnya Nabi Muhammad SAW pada tanggal 12 Rabiul Awal tahun gajah bertetapan dengan tanggal 20 April 571 M yang saat bangsa Arab sedang dilanda krisis moral yang amat keji yaitu tidak menghormati hak-hak wanita, yang mana didalam sejarah kita banyak membaca dan mendengar bahwa dalam suatu keluarga, mereka akan merasakan dan akan mendapatkan caci maki dari semua orang jika dia melahirkan seorang anak wanita, karenanya amat penting kita mengetahui sejarah dan perjuangan Nabi Muhammad SAW.
Nabi Muhammad SAW adalah orang pertama dan utama yang mengangkat derajat kaum wanita, jauh sebelum adanya pejuang-pejuang wanita yang memperjuangkan kesetaraan gender dan emansipasi, karena itu sebagai kaum ibu hendaknya yang paling utama menyatakan syukur kehadirat Allah SWT yang telah mengutus beliau menjadi seorang Rasul sehingga kelangsungan kehidupan manusia ini dapat berkelanjutan sampai dengan sekarang.
Dengan ajaran Islam yang dibawa oleh Rasullah SAW itu agama dan ajaran yang membawa rahmat bagi sekalian alam dapat merubah tradisi yang kurang baik terutama terhadap kaum hawa. Namun kadang-kadang masih saja terdapat kelompok-kelompok masyarakat yang menghambat kreatifitas dan daya inovatif yang dimiliki oleh wanita, diskriminasi dan sebagainya.
Pada zaman Jahilliyah dimana saat Nabi Muhammad SAW dilahirkan yaitu bahwa suatu aib besar jika ada suatu keluarga yang melahirkan anak perempuan, karena itu mereka merasa malu dan untuk menutupi rasa malu tersebut mereka mengubur bayi mereka hidup-hidup. (Sumber : Masjid Nurul Islam Kelurahan Muara Dua)





