Manasik Haji Cilik RA Se-Kota Prabumulih Tanamkan Nilai Keislaman dan Akhlak Mulia Sejak Usia Dini
Related Articles
- Rapat Persiapan Verifikasi Lapangan dalam Rangka Pemberian Penghargaan Anugrah Parahita Ekapraya (APE)
- SOSIALISASI BERBAGAI PERATURAN PELAKSANAAN UNTUK KETENAGAKERJAAN SERTA PENUTUPAN KEGIATAN PENDIDIKAN DAN PELATIHAN BERBASIS KOMPETENSI TAHUN ANGGARAN 2015
- Pengukuhan Pengurus Persatuan Wredetama Republik Indonesia (PWRI) Masa Bakti 2024-2029
PRABUMULIH, 24 September 2026 – Pemerintah Kota Prabumulih memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Manasik Haji Cilik bagi peserta didik Raudhatul Athfal (RA) se-Kota Prabumulih yang digelar di Masjid Islamic Center Lingkar, Kota Prabumulih. Kegiatan ini menjadi sarana edukasi untuk mengenalkan tata cara pelaksanaan ibadah haji sekaligus menanamkan nilai-nilai keislaman dan akhlak mulia sejak usia dini.
Wali Kota Prabumulih, H. Arlan, diwakili oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Prabumulih, Dr. Drs. H. Aris Priadi, S.H., M.Si. Turut hadir Ketua TP PKK Kota Prabumulih, Hj. Linda Apriana Arlan, yang memberikan dukungan dan semangat kepada seluruh peserta serta para pendamping.
Dalam sambutannya, Asisten I menyampaikan apresiasi kepada seluruh penyelenggara yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. Menurutnya, Manasik Haji Cilik merupakan bagian dari pendidikan karakter yang efektif dalam membentuk generasi yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia.
“Melalui kegiatan manasik haji ini, anak-anak tidak hanya belajar tata cara pelaksanaan ibadah haji, tetapi juga dilatih menanamkan nilai kesabaran, kedisiplinan, kebersamaan, serta ketaatan kepada Allah SWT sejak usia dini,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Prabumulih, Hj. Linda Apriana Arlan, mengapresiasi semangat para peserta yang mengikuti setiap rangkaian kegiatan. Menurutnya, pengalaman belajar secara langsung melalui simulasi manasik diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan anak-anak terhadap ajaran Islam serta menjadi bekal dalam membentuk karakter religius.
Kegiatan berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh keceriaan. Para peserta mengikuti simulasi rangkaian ibadah haji, mulai dari mengenakan pakaian ihram, melaksanakan tawaf, sa’i, hingga prosesi lempar jumrah. Melalui kegiatan ini diharapkan anak-anak memperoleh pemahaman dasar mengenai rukun Islam kelima sekaligus menumbuhkan semangat beribadah sejak usia dini.






