Operasi Pasar Satgas Ketahanan Pangan Kota Prabumulih Antisipasi Kelangkaan Stok dan Kenaikan Harga Pangan Pokok
Related Articles
- Staf Ahli Walikota Prabumulih Mulyadi Karoman, M.Si mewakili Pj Walikota Prabumulih menghadiri acara Peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Kota Prabumulih Tahun 2024
- PELETAKAN BATU PERTAMA SMK ASYIYAH KOTA PRABUMILH OLEH MENTERI KOORDIATOR PEMBANGUNAN MANUSIA DAN KEBUDAYAAN RI
- RAPAT PARIPURNA DPRD ”MENDENGARKAN PIDATO KENEGARAAN PRESIDEN DALAM RANGKA HUT RI KE-72″
PRABUMULIH, 28 Agustus 2026 – Pemerintah Kota Prabumulih melalui Tim Satgas Ketahanan Pangan melaksanakan Operasi Pasar dalam rangka mengantisipasi kelangkaan stok dan kenaikan harga pangan pokok di wilayah Kota Prabumulih.
Kegiatan dilaksanakan di Pasar Tradisional Modern (PTM) dan sejumlah sub distributor pangan di Kota Prabumulih. Operasi pasar ini merupakan langkah pemerintah daerah dalam memastikan ketersediaan serta stabilitas harga bahan pangan pokok bagi masyarakat.
Operasi pasar dilaksanakan oleh Dinas Ketahanan Pangan Kota Prabumulih dengan melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi stok dan harga sejumlah komoditas pangan pokok yang beredar di pasaran.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Satgas Ketahanan Pangan juga melakukan koordinasi dengan para pedagang dan sub distributor untuk memperoleh informasi terkait ketersediaan pasokan, perkembangan harga, serta potensi terjadinya kelangkaan komoditas pangan.
Asisten II Pemerintah Kota Prabumulih Wawan Gunawan,Ak.,CA, turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran jajaran pemerintah daerah menjadi bentuk komitmen Pemkot Prabumulih untuk terus melakukan pengawasan dan mengambil langkah antisipatif terhadap berbagai kondisi yang dapat memengaruhi stabilitas pangan dan daya beli masyarakat.
Pemerintah Kota Prabumulih berharap melalui kegiatan monitoring dan operasi pasar secara berkala ini, ketersediaan bahan pangan pokok tetap terjaga, distribusi berjalan lancar, serta harga pangan di tingkat masyarakat dapat tetap stabil.
Pemkot Prabumulih juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan atau panic buying, serta tetap berbelanja sesuai kebutuhan. Dengan adanya sinergi antara pemerintah, distributor, pedagang, dan masyarakat, stabilitas ketahanan pangan di Kota Prabumulih diharapkan dapat terus terjaga.





