Apel Kesiapsiagaan Linmas, Wali Kota Prabumulih Tekankan Pencegahan Karhutla
Related Articles
- Pelantikan Ketua Legiun Veteran Republik Indonesia ( LVRI ) Pengurus Cabang Kota Prabumulih dan Pelantikan Ketua Piveri Pengurus Cabang Kota Prabumulih.
- Pelepasan Peserta Kegiatan Kafilah Da’wah (Kafda) Mahasiswa Akademi Da’wah Indonesia (ADI) Ke-4 TA 2022/2023
- Melalui Film, Prabumulih Tegaskan Komitmen Pendidikan Karakter di Sekolah
PRABUMULIH, 31 Agustus 2026 – Pemerintah Kota Prabumulih menggelar Apel Kesiapsiagaan Linmas dalam rangka menghadapi potensi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kota Prabumulih Tahun 2026, Senin (31/8/2026). Kegiatan berlangsung di Lapangan Pemerintah Kota Prabumulih.
Apel dipimpin langsung oleh Wali Kota Prabumulih H. Arlan dan diikuti Wakil Wali Kota Prabumulih Franky Nasril, S.Kom., M.M., Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, kepala OPD, camat, lurah, anggota Linmas, serta sejumlah peserta lainnya.
Dalam kegiatan tersebut, kesiapsiagaan seluruh unsur menjadi perhatian utama sebagai langkah antisipasi terhadap meningkatnya potensi Karhutla, khususnya di tengah kondisi musim kemarau. Wali Kota Prabumulih H. Arlan dalam arahannya menegaskan bahwa pencegahan Karhutla tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Diperlukan koordinasi dan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, Linmas, perangkat kelurahan dan kecamatan, hingga masyarakat. “Yang paling penting adalah kesiapsiagaan dan pencegahan. Jangan sampai kita menunggu api membesar baru bergerak,” tegas Wali Kota.
H. Arlan juga meminta jajaran camat, lurah, dan Linmas untuk meningkatkan pemantauan di wilayah masing-masing serta aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya pembakaran lahan sembarangan.
Masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembakaran lahan, sampah, maupun semak belukar secara sembarangan karena dapat memicu kebakaran yang sulit dikendalikan dan berpotensi menimbulkan kerugian bagi lingkungan maupun masyarakat.
Selain itu, apabila ditemukan asap, titik api, atau indikasi terjadinya kebakaran, masyarakat diminta segera melaporkannya kepada pihak terkait agar dapat ditangani sedini mungkin.
Apel kesiapsiagaan ini sekaligus menjadi momentum untuk memastikan setiap personel memahami tugas dan tanggung jawabnya. Dengan kesiapan personel dan koordinasi yang baik, penanganan di lapangan diharapkan dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terukur apabila terjadi Karhutla.
Pemerintah Kota Prabumulih berkomitmen untuk terus memperkuat langkah pencegahan dan penanganan Karhutla melalui sinergi seluruh unsur terkait.








