PJ WALIKOTA PRABUMULIH DAN FORKOPIMDA MENANAM BAWANG MERAH DALAM RANGKA PENGENDALIAN INFLASI
Related Articles
- Asisten I Pemerintah Kota Prabumulih Terima Langsung Audiensi PT. Melia Sehat Sejahtera
- Komunikasi Sosial Isu-Isu Strategis Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, dan Budaya dalam Konsinyering Indeks Harmoni Indonesia (IHal) 2025 Secara Virtual
- BPJS Kesehatan bersama Kepolisian Republik Indonesia berkolaborasi dalam memastikan seluruh pengguna kendaraan lalu lintas terjamin Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
PRABUMULIH – Dalam upaya mendukung pengendalian inflasi di Kota Prabumulih, Pj Walikota Prabumulih, H. Elman, ST., MM bersama jajaran Forkopimda melaksanakan kegiatan tanam bawang merah yang bertempat di lahan belakang Kantor Pemerintah Kota Prabumulih.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan serta mendukung kegiatan pasar murah dari Pemerintah Kota Prabumulih yang dapat mempengaruhi harga dan inflasi.
Acara yang berlangsung pada Jumat pagi (22/11/2024) tersebut dihadiri oleh sejumlah pejabat penting di Kota Prabumulih, antara lain Kapolres Prabumulih, Kajari Kota Prabumulih, Ketua BNN Kota Prabumulih, Danramil, Pabung, serta beberapa perwakilan dari OPD yang mendampingi.
Pj Walikota Prabumulih dalam sambutannya menyampaikan bahwa selain mengendalikan inflasi, penanaman bawang merah ini termasuk salah satu upaya mendorong pemanfaatan lahan-lahan kosong di lingkungan Pemkot Prabumulih untuk kegiatan produktif.
“Alhamdulillah infalsi di Kota Prabumulih ini cukup terkendali. Hal ini terbukti dari angkanya -0 dan 0. Tapi jangan sampai -3 karena itu artinya daya beli masyarakat kurang,” ujarnya.
Kegiatan tanam bawang merah ini juga melibatkan seluruh anggota Forkopimda yang secara simbolis menanam bawang merah di area yang telah disiapkan.
Selain itu, Pj Walikota juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mendukung program-program pemerintah yang bertujuan mengatasi inflasi dan menjaga kestabilan harga pangan.
“Kita harapkan dengan langkah kecil ini, masyarakat dapat melihat contoh yang baik dalam pemanfaatan lahan yang ada untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari,” tambahnya.












